Pentingnya pemantauan kesehatan real time menjadi motivasi pengembangan teknologi Wireless Body Area Networks (WBAN) yang terintegrasi dengan teknologi Internet of Things (IoT). WBAN mendukung pemantauan parameter-parameter fisiologis dengan pengambilan bio-sinyal seperti saturasi oksigen dan denyut jantung, tekanan darah dan indeks pernapasan, laju batuk, variabilitas detak jantung, pola tidur, dan suhu tubuh, melalui sensor yang pada tubuh pasien. Untuk aplikasi medis, WBAN dapat diterapkan di ruangan perawatan untuk pemantauan kesehatan pasien. Sensor-sensor dari Jaringan WBAN ditempatkan pada (non implan) atau di dalam tubuh manusia (implan) untuk memantau berbagai parameter fisiologis secara kontinyu. Kontinyuitas pemantauan WBAN ini dapat melengkapi metode pemantauan periodik konvensional yang dilakukan oleh tenaga medis, sehingga deteksi kondisi pasien dapat dilakukan secara cepat. Pada pasien dengan kondisi kritis atau penyakit kronis, keterlambatan dalam mendeteksi perubahan parameter vital dapat berdampak serius terhadap keselamatan pasien.